Redlicious Campaign
Photobucket
Contact Me

Me, mine & My Family
Inside My world

blognya kakak iparnya Yaya


Inspirations


Hi there :)
Name :
Web URL :
Message :
Previously
Aksara mengeja maaf
Mengais kenangan
Antara aku, indent, Lebaran dan keluarga
Kalau emang harus mundur
Jangan ngalah sebelum berjuang
DREAM BIG
Menembus "bulan sulit"
They're not my downlines, but..
Finding your own Nemo
Belahan jiwa
Archivess
August 2004
September 2004
October 2004
November 2004
December 2004
January 2005
February 2005
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005
July 2005
August 2005
September 2005
October 2005
November 2005
December 2005
January 2006
February 2006
March 2006
April 2006
May 2006
June 2006
July 2006
August 2006
September 2006
October 2006
November 2006
December 2006
January 2007
February 2007
March 2007
April 2007
May 2007
June 2007
July 2007
August 2007
September 2007
October 2007
November 2007
December 2007
January 2008
February 2008
March 2008
April 2008
May 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
January 2009
February 2009
March 2009
May 2009
June 2009
July 2009
September 2009
October 2009
Awards
Menang lagi

juarafavorit

BF Girl

Happy B'day Indonesia

Aktivis Kopdar Blogfam '05

Fun Stuff
thank you :)
The Writers
Friends' Banners
Dhira dan Lia




Ebook Gratis
ebook-bisnisonline
Communities
banner150x26orange





banner angingmammiri
Siap bergabung?
click me
Thanks to
Free Blogger Templates

BLOGGER

 
Wednesday, March 21, 2007
Bahagia
Dia bahagia.
Kamu?

Aku?
bahagia?

Tentu.

Yakin?

Tentu saja aku bahagia. Bukankah kalau matahari terbit sudah saatnya untuk bangun?
sekarang bukan saatnya untuk merenungkan yang telah lewat lagi. Kau tahu, masa hibernasiku sudah lama berlalu. Aku hanya tak ingin orang lain mengetahuinya saja.

Kenapa kamu bahagia?

Bahagiaku dan bahagianya tak sama.
Aku dengan keakuanku, dia dan kepercayaannya.
Aku selalu memilih untuk tetap percaya akan selalu ada cahaya yang menyinari setiap kegelapan. Dia: dia memilih berhenti untuk percaya.

Dia bahagia.
Kamu?

Aku?
Aku masih menyimpan hatiku
dan mempersiapkannya untuk menyambut bahagiaku.

Labels:


reflected by Nahria Medina Marzuki
3:14:00 PM
|
Friday, March 16, 2007
Aku sudah tiada?
Anggapku, di dunia aku ada
Bernafas udaraku
lakukan semua kegiatan
dengan anggota tubuhku

Ku..
bebasku
milikku
punyaku
kuasaku

SOMBONG!

Titik yang lebih mungil
dari sebuah debu
tak terlihat

Di bumi yang berputar

TUNGGU!

Mana bumiku?
kenapa surya tak terlihat?

Langit lapis tujuh
juga hilang

Aku, debu

terombang-ambing
antara semuanya

Aku mana?

Apa
aku
sudah
tiada?

Labels:


reflected by Nahria Medina Marzuki
8:41:00 PM
|
Sunday, March 11, 2007
2 kata
Aku cinta.
Dia diam, menganggap akuanku angin yang berembus di dekatnya saja.

Aku benci.
Sikapnya yang tak terdefinisi seperti sekarang ini. Tapi aku tak bisa.

Aku lelah.
Menanti balasan darinya. Setahun. Dua tahun. 5 tahun sekarang.

Aku pergi.
Dan tak peduli lagi. Dia akan menahanku atau memandang kepergianku saja.

Aku jauh.
Darinya. Hidupnya.

Aku sendiri.
Pilihanku

Labels:


reflected by Nahria Medina Marzuki
7:12:00 PM
|
Thursday, March 01, 2007
Subuh dan cinta kamu
Kamu menjanjikan
cinta subuh untukku

Jawabku
aku tak ingin
cintamu luruh

Bila subuh pergi
kumau masih ada kamu

Bukan hanya
jejakmu
bayanganmu
gaung suaramu

Subuh nanti
aku ingin menikmati cintanya
bersamamy

Labels:


reflected by Nahria Medina Marzuki
4:19:00 PM
|