Sunday, August 22, 2004

BINTANG

Mukamu hangat
begitupun airmatamu Walau telah berhenti mengalir
mulutmu tersenyum

sebaliknya, airmataku tak berhenti tumpah
aku begitu erat memelukmu yang tlah terbaring
diam tak bergerak

langitpun membisu
angin enggan bertiup, juga burung-burung berhenti bernyanyi
seakan larut juga dalam sedihku

di saat kita bertemu
kau berkata
aku seperti menemukan bintang-bintang yang bersinar

kini kau telah pergi
aku merasa bintang-bintang tak lagi indah
karena
untukku, kau adalah bintangku

No comments: