Friday, January 21, 2005

Puisi Kita

Serpihan luka ini
belum terekat kembali

Walau masa telah berlalu
dan cinta baru
menawarkan perban

Masih tersisa
puisi lama
tentang dia, aku dan kita

Satu serpihan enggan terekat
seakan tahu
jikapun jadi satu...


Puisi itu kan tetap tertuang
dalam selembar
kertas putih
dan
takkan dapat hilang

Walau masa
datang dan pergi

Puisi itu
tetap ada

No comments: