Monday, March 13, 2006

Kejujuran, untuk rasa..untuk kamu

Aku ingin mengakhiri dengan sebuah kejujuran...

karena aku lelah bermain dengan kata-kata..aku tidak ingin lagi menyangkal.

Ya, rasa itu memang ada. Tak perlu bertanya kapan dan di mana semuanya berawal. Setahun lalu, sebulan lalu, seminggu yang lalu atau..sehari yang lalu? Intinya rasa itu ada, nyata, dan jujur.

Ya, rasa itu memang ada. Kujaga rasa itu, tak pernah kunodai rasaku dengan asa yang terlalu luas...

tapi...

bila sebuah rasa tak membuatmu mengajarkanku arti berbagi lagi..untuk apa rasa itu? Aku memilih tak memiliki rasa untuk tetap mengerti arti berbagi darimu...

bila sebuah rasa membuatku kehilangan masa di mana ada kamu sebagai seseorang yang mewarnai hidupku...aku akan membuang semua rasa untuk tetap menikmati masa itu.

Aku hanya ingin mengakhiri dengan kejujuran, tanpa metafor..tanpa kiasan.

Hanya sebuah kejujuran.

Untuk rasa. Untuk kamu.

6 comments:

unai said...

asik jadi yang petama...

Aku yakin..dia pasti akan mengerti..
all inside ur heart babe...

It's just me said...

kejujuran sungguh mahal harganya...apalagi jujur pada diri sendiri. ya kan say

Mama Zaza said...

hmm...jujur aja te yaya.. pasti sampai kok "pesannya"

oranges said...

cuwiwit... daleemm...

Bubu Davin said...

mama davin :
Jujur itu terkadang lebih sulit daripada berkata dusta...
belajar untuk jujur aja susahnya setengah mati... tapi... semuanya perlu proses... dan kita harus sabar... dan tetap semangat ya....

Gege said...

Jujur itu memang melegakan hati walau terkadang menyakitkan..
keep being honest is the most important thing in our life..
jadi, apapun keadaannya, kita harus tetep berusaha untuk jujur,OK mba?