Monday, September 18, 2006

Aku dan sendiriku

Jadi kalau kumemang ingin sendiri kenapa?

Aku tidak berutang penjelasan kepadamu kan? Mungkin kini kusadar, tak perlu kubergantung padamu (bayang-bayangku selama ini).

Aku sendiri, tapi tidak sepi.

Di sendiriku,
aku dapat melihat apa yang nyata..mana yang hanya topeng.

Di sendiriku,
aku dapat melupakan topeng yang menghantuiku..membuatku lupa dengan diriku.

Di sendiriku,
banyak abu-abu yang menjadi putih. Banyak hitam yang menjadi terang.

Dan aku bahagia..

Aku sendiri, tapi tidak sepi.
Kesendirian itu bukan tabu. Aku tidak takut untuk mengakui...

Aku
menikmati
sendiriku

4 comments:

M. Raul Yasin Widjayabrata said...

deee yang sendiriii...

pipiet.... said...

setuju say....
ga ada yang salah kok dengan kesendirian...

Hannie said...

ahhh, bosen gue sendiri mulu!!!!
dulu mah enak, lha sekarang?
:P

Rara Vebles said...

Leave me alonnnnnne... :P