Wednesday, September 06, 2006

Cinta, tak bernyawa

Aksara itu tak bermakna
ketika jiwa tak ada lagi
di sana

Rinduku adalah debu
yang tertiup angin,
menghilang

Penantianku berlari menjauh
dengan waktu

Cinta yang kukira
selama ini

hanyalah sebuah bias
tak bernyawa

2 comments:

Yon's Revolta said...

Semakin asyik aja neh lay outnya, wah sekarang juga Bersyair ria, "keren"

ShOFa ImOeT said...

huhuhu mengharu biru poemna..
sepertinya itu emang ciri khas yaya :)