Tuesday, June 05, 2007

A thousand miles

Na sayang..
kemarin Yaz sudah jujur (seperti yang Na ajarin sama Yaz).

Na bilang,
gak selamanya kejujuran harus berakhir
happy ending.
Juga gak selamanya kejujuran itu menyenangkan.

Tapiii..
kejujuran pada akhirnya
pasti akan berakhir dengan kebahagiaan.

Yaz sudah lelah
untuk berbohong
dan untuk mengingkari
hati sendiri

Na benar.
Paling gak, kali ini Yaz sudah mengikuti
kata hati Yaz sendiri.


Na, tau gak.
Ungkapan "I went a thousand miles
for a question he didn't know"
sudah aku patahkan.

Karena kali ini,

I let him know
that I went a thousand miles
to ask him a question

2 comments:

dahlia said...

jujur emang bagus...tapi wanita butuh ke"bohong"an yang menyejukan hati ...

syafrina-siregar said...

yaelaaahh...Dahlia, loe jgn ngajarin yg gak2 dong...
yaya, tak selamanya wanita kok, lelaki jg butuh kebohongan ...apaan seh!??!?!

Intinya: jgn terlalu melibatkan hati 100% saat berurusan dgn lelaki. Cuma nyakitin hati. Percaya deh....

*nana yg cuma bs ngomong, tp suka makan ati krn lelaki jg* hehehehe