Thursday, September 13, 2007

Bila waktuku tiba

Ada malaikat
datang menghampiriku
bertanya..
sudahkah aku siap?

Aku menjerit, berusaha berlari
tapi Sang Malaikat
terus mengejarku
sampai tak tahu lagi
kemana harus berlari

Dalam hitungan detik
aku seperti melayang-layang
masuk ke lorong gelap
terus..
sampai bumiku yang kuanggap besar
hilang tak terlihat lagi

Masaku di bumi
sudah selesai

Mauku menangis
memohon..mengiba..menyembah
Sang Maha Pemilik Jiwa

Tapi bila waktuku tiba..
tulisanku inipun
tak dapat menghentikannya

2 comments:

friendship said...

puisinya bagus banget:) kata-katanya emang tob markotob.. mbak yaya paling pinter deh ngotak ngatik kata jadi puitis en bermakna banget :)

Coni said...

met puasa ya say... memang sih, kalo waktunya sudah datang... kita nggak bisa menolak...hidup emang buka n milik kita yah