Sunday, September 30, 2007

Saya memilih...

Beberapa hari yang lalu saya sempat dilanda dilema, gara-garanya sih sebenarnya sederhana: dihadapkan pada 2 ajakan berbuka puasa bersama di hari yang sama oleh dua komunitas yang berbeda.

Kedengarannya hal yang simple yaa? Mungkin ada yang nanggepi: "Ah Yaya, gitu aja kok repot. Pilih aja yang lebih membuat kamu nyaman (Choose the one that you feel comfortable with.")." Yah, andai saja semudah itu.

Spread out your wings alias jangan mau jadi jago kandang aja, jangan terlalu lama berada dalam zona nyaman (comfort zone) kamu...

Akhirnya saya memilih mengikuti anjuran kalimat-kalimat pepatah di atas. Saya memilih berbuka puasa bersama teman-teman dari komunitas yang baru saya kenal beberapa bulan.

Apakah saya menyesal dengan pilihan saya waktu itu?

jawabnya tidak dan ya (hei, saya kan juga manusia)..

Saya tidak menyesal karena bisa bertemu dan dapat berkenalan secara langsung dengan teman-teman komunitas yang baru saya kenal beberapa bulan..

tapi di hati saya menyisakan sedikit sesal karena tidak bisa ketemu dengan sahabat-sahabat lama saya yang sudah seperti keluarga.

Lalu, kenapa saya lebih memilih orang lain dibanding keluarga saya sendiri?

Hmmm, sudah pernah baca bukunya Clara Ng yang Bridesmaid gaak? di situ Indiana ditanya kenapa dia menyanggupi untuk jadi pendamping pengantin dua temannya di hari yang sama. Saat itu Indiana menjawab:
"karena mereka adalah orang terdekatku dan memiliki arti yang sangat penting dalam hidupku."

Walaupun situasinya gak sama dengan Indiana, ini adalah jawaban jujur saya kenapa saya tidak memilih buka bersama dengan orang-orang yang sudah saya anggap keluarga itu:

Karena saya tahu mereka tidak akan marah karena saya tidak hadir.

Apakah itu pembenaran dari saya sendiri? tidak juga.

Tapi lebih karena saya tidak pernah bisa memilih antara teman saya.

Saya gak bisa diminta untuk lebih akrab ke teman yang satu dibanding yang lain tanpa keinginan saya sendiri.


Karena sama seperti Indiana, saya menganggap semua teman saya adalah bagian terpenting dalam hidup saya.

2 comments:

puisi said...

Yaya yang chantique, tetap setia pada hatimu. semoga tetap sukses selalu. dan Selamat Iedul Fitri 1428 H, maaf lahir dan batin yaaa....

puisi said...

aku disini,
ibunya pritha yang tinggal di sektor 3A, yg dulu sering nebeng Yaya pulang dari darunnajah.