Thursday, January 24, 2008

Bayangannya berselimut mimpi

Mimpi itu terasa begitu nyata. Aah, sebegitu merindunyakah aku dengannya?

Ketika malam berselimut gulita..pagi juga merambah menggantikan malam..

Semuanya terasa begitu cepat. Meninggalkan satu rasa tertentu di rongga hati. Menitipkan satu rindu padanya, yang tak tahu lagi adanya di mana.

Aah, dia lagi-lagi hanya ada dalam bayangku saja. Mimpi itu rasanya ingin kubawa dalam nyata saat kuterbangun.

Tapi, nyataku tetap menjadi nyata. Dalam sadar, dia hanya tetap ada dalam mimpiku.

No comments: