Wednesday, April 12, 2006

Kamu..aku..dan senja...

Kemarin, ucapannya menghentak jiwaku. Bait demi bait dalam katanya menggiringku semakin mendekati kepastian.

Kamu..aku..dan senja...

Kita tak pernah akan bertemu. Ada ketakutan yang memelukku jikala ada sua kita. Bahkan di kala aku jujur, realitapun tak dapat kau hadapi.

Aku benci mengatakannya, tapi kau seorang pengecut! Kau tak dapat mengucapkan secara langsung. Apakah begitu sulit untuk mengucapkan kata-kata itu?

Masih jelas dalam sel-sel otakku ucapanmu yang terakhir. Terakhir kita berjalan di tapak yang sama, dengan tujuan yang searah.

Katamu, "yang telah lewat, ya..lewat."
Aku benci mengakuinya, tapi..kamu benar.

Kamu..aku..dan senja...

Waktu itu senja mempertemukan kita. Tepat sebulan setelah April 1 tahun yang lalu.

Biarlah..
Kau telah memberiku izin untuk menikmati senja sendiri.

Aku dan senja, tanpa kamu.

Senja memamerkan keindahannya, semburat merahnya menutupi titik air di pelupuk mataku.
Seakan mengerti..

Yang tak terucap, telah terucap.

9 comments:

It's just me said...

masa lalu...
memang sulit dilupakan begitu saja
apalagi berhubungan dengan senja
yang tiap hari kita temui
1 april tahun lalu ya say??
hmm....keknya pas kita ketemuan juga ya :P

WeSy 'CiCi' said...

ya, daripada menikmati senja sendiri...
gimana kalo gw temenin. mau gak?!
hehehe :D

bagus_aa29 said...

aih, adikku kalo nulis suka bikin aku tertegun dan bertanya : apa yang bisa aku berikan (sbg seorang kakak) untuk membuatmu tersenyum dan menatap senja dengan penuh keindahan?
ayo share, aku selalu siap jadi "flashdisc" buat nampung semua galaumu.

Vivi Schlueter said...

mbak yaya suka lagunya di blog aku yah? romantis banget ya makanya aku dan suami juga suka, gpp kok kalau mbak yaya mau pasang lg ini juga....wong milik umum hehehehheh, have a nice dayy ah.....

ken said...

cinta memang serupa senja
indah namun hanya sekejap....

unai said...

kamu...aku...senja..hujan..bintang
membaur dalam haru, semburat saga tak kau perdulikan lagi,membiarkan hati dalam isak. dalam sedu sedan kehilanganmu..
Pergilah!!!, biar senja menjadi milikku

alee said...

ah...
pasti kenangan indah..

Madame Butterfly said...

ah indahnya....
kamu, aku dan senja...

Shrivastava said...

seperti senja...
selekas apapun berlalu, ia akan kembali lagi di saat yang sama esok hari... dan esoknya... dan esoknya...
kita hanya tahu bahwa ia tetap akan ada di sana, bukan?! ;)