Wednesday, July 26, 2006

Menuju: pulang

"Kita akan melakukan perjalanan ke luar dari kita. Mari saudaraku, kita tundukkan kepala, pejamkan mata dan cobalah bersihkan hati kita."

"Apaan sich? Norak ih." Runtukku (dalam hati saja). Tapi aku mengikuti yang lainnya, yang mulai menundukkan kepala mereka.

"Saudaraku, kita sedang keluar dari diri kita. Dan kita dapat melihat kehidupan kita sendiri selama ini."

"Lihat apa sich? Tidak ada apa-apa kok," batinku tapi tetap mencoba ikut dalam (yang kukira) permainan ini.

Tapi..
potongan-potongan pagiku tadi mulai berkelebatan dalam benakku. Dimulai dari aku bangun pagi, aku yang selalu tergesa sebelum pergi, aku yang telah membentak asisten mamaku di rumah.

Semuanya mulai bergulingan dalam benakku. Kepalaku mulai terasa berat.

"Saudaraku, apa yang telah kau lakukan dengan hidupmu?"

Dan kepingan-kepingan hidup diriku kembali berserakan.

Tak sadar, aku terisak. Melihat aku yang begitu menyia-nyiakan banyak kesempatan untuk berbuat baik.

Dan kutersungkur dalam genangan penyesalan. Saat tak dapat kuraih satu keping itu untuk kusambung lagi, untuk kuperbaiki.
Aku begitu bodoh. Tak tahu malu. Naif. Tak tahu berterima kasih.

Aku akan menghadap Tuhanku dengan tangan hampa. Tanpa perbekalan apapun.
Rumah surga akan terlihat jauh dariku. Api neraka akan menyambutku.

Allah,
aku maluu. Maafkan aku Allah. Jangan lepaskan cinta-Mu. Jangan lepaskan pegangan-Mu.

Aku seperti anak kecil. Merengek-rengek kepada Allah untuk dimaafkan.

Ah,
apa yang sudah kulakukan selama ini?

Aku akan pulang
kembali ke jalan-Nya.

16 comments:

retma-haripahargio said...

Ya, ya... kalo dipikir2 kita renungkan, huaaa.... emang bener yak. Hm, terasa bener betapa kecilnya kita. Hikz!
Aku jadi ikutan merenung neh. Sepagian ngapain ajah, dll

ayra_alby said...

Ikut yg berapa hari Ya..? aku ikut hampir setahun yg lalu...kebetulan div aku baik hati, se-div diikutin bergantian..baik yg muslim maupun yg non-muslim..
seru ya, Ya...
rasanya kita emang nggak ada apa2nya..., kalau udah alumni gitu..kita masih boleh ikutan tuh Ya.., lumayan banget buat nge-charge hati.. :)

Keluarga Zulkarnain said...

Ya...trainer ku Pak Rinaldy Agusyana mengajari sebuah doa yang actually ini ada di hadits Insha Allah..

" Ya Allah..bawalah kami pada cintaMu dan cinta orang2 yg mencintaiMu dan tuntunlah kami kepada amalan2 yang membawa kami kepada cintaMu. Ya Allah..jadikanlah cinta kepadaMu lebih aku cintai daripada diri sendiri, keluarga dan air yang dingin.."

Gitu Ya...

Tiap bulan recharge aja Ya! Insha Allah jadi makin ngerti...Kadang...gak sampai sebulan kita dah keluar dari orbit nih :( Astagfirulllah...

It's just me said...

Selamat kembali pulang ya say...semoga selalu dalam rahmatNya..

bugtronic said...

urat itu berdegup
menunggu izrail
dan takjub pada sakaratul
tidak ditangguh, tidak dimajukan

mengetuk-ngetuk pd jannah
meriba cinta sang maha

befrika said...

huaaaaaa... mau nangis bacanya :((

moeng said...

masya Allah,...aminnn,...pulang sama2 yuk..? ;)

Rara Vebles said...

Alangkah indahnya perjalanan pulang ini..

.n.a.n.a.t.e.r.b.a.n.g. said...

huhuhu terharu sayah...
sungguh..
saya pun sdg dlm perjalanan pulang mbak.. ^^

Tiwi said...

hidup kita perlu diisi, sebagai bekal dalam perjalanan pulang.
tiap orang perlu tiap kali introspeksi.
*sambil ngaca*

meyrinda said...

mau donk ikutan pulang, sambil bergandengan tangan mungkin lebih indah ya? :)

ariwwok! said...

amin..

tyka82 said...

beruntunglah kita yang masih punya kesempatan untuk merasa sadar, bahwa saat ini kita sedikit-banyak melenceng dari jalan-Nya.

Itu brarti kita masih punya waktu untuk berbenah diri.

Alhamdulillah...

http://tyka82.tk/

-syl- said...

Subhanallah... Ada aja cara Allah SWT buat ngingetin kita ya? Berarti masih disayang tuh.. Ayo kita sama-sama berbenah diri.

Makasih ya postingnya ngingetin gue juga buat ngumpulin 'bekal' sebanyak mungkin.

Ling said...

Tangan tuhan selalu terbuka untuk mu, dan untuk sapa aja bahkan pada saat mereka menyakiti dia.. karena Dia itu Pemaaf..

unai said...

urusan keduniawian membuat kita lupa jalan pulan ya Ya