Monday, November 28, 2005

Din

Din.
kamu lihat tidak mendung sore tadi? Hawa kota Jakarta mendadak dingin dan berkabut. Tak terasa, aku menangis. Begitu saja. Tanpa aku dapat menahannya. Mungkin karena kutahu, hari inipun kamu tidak akan ada.

Aku tidak tahu, apakah ketidakadanya kamu membuatku tenang. Karena kamu sumber kekacauan di hatiku. Kupikir, saat kau pergi..semuanya akan kembali normal.

Din,
setiap sore melangkahkan kakiku di ruang itu, tak akan sama lagi. Aku merasa, hampa.
Iya, kamu selalu menjengahkan aku dengan tatapanmu. Iya, kamu selalu tahu apa yang ada di pikiranku. Dan kita selalu memiliki pemikiran yang sama.

Kamu yang di mata semua orang bukan orang yang baik. Tapi tidak aku. Aku lebih mengenal kamu. Aku tidak akan bisa melupakan kamu.

Din,
aneh sekali hari ini. Aku kangen sama kamu.

9 comments:

Agung said...

Aku setuju...Penilaian orang tidak bisa dijadikan acuan...Banyak Subyektifnya...
Pemilihan kata kata yg indah...semoga aku gak salah ngerti...he he he...

It's just me said...

Din....semoga disana dia tau, ada hati yang sedang rindu..
*penasaran* :)

woro said...

Dengan kasih yang sama TENTUnya kan Ya :)

lucy said...

Din...Din... hayooo sapa tuh ????

blossom said...

aku jg lagi kangen ya, sayangnya cuman bisa melihatnya dr kejauhan :(

Tina said...

Din tuh siapa sih.. jadi penasaran.. ehm

Ncris said...

Miss u to Ya:D

isa said...

ooo...yaya kangen sama isa yah,...eheheh...

Sam said...

Din berkata....
idem yaya, itu yang sma kurasa :)

dah dapat balas toh.