Redlicious Campaign
Photobucket
Contact Me

Me, mine & My Family
Inside My world

blognya kakak iparnya Yaya


Inspirations


Hi there :)
Name :
Web URL :
Message :
Previously
Aksara mengeja maaf
Mengais kenangan
Antara aku, indent, Lebaran dan keluarga
Kalau emang harus mundur
Jangan ngalah sebelum berjuang
DREAM BIG
Menembus "bulan sulit"
They're not my downlines, but..
Finding your own Nemo
Belahan jiwa
Archivess
August 2004
September 2004
October 2004
November 2004
December 2004
January 2005
February 2005
March 2005
April 2005
May 2005
June 2005
July 2005
August 2005
September 2005
October 2005
November 2005
December 2005
January 2006
February 2006
March 2006
April 2006
May 2006
June 2006
July 2006
August 2006
September 2006
October 2006
November 2006
December 2006
January 2007
February 2007
March 2007
April 2007
May 2007
June 2007
July 2007
August 2007
September 2007
October 2007
November 2007
December 2007
January 2008
February 2008
March 2008
April 2008
May 2008
July 2008
August 2008
September 2008
October 2008
November 2008
January 2009
February 2009
March 2009
May 2009
June 2009
July 2009
September 2009
October 2009
Awards
Menang lagi

juarafavorit

BF Girl

Happy B'day Indonesia

Aktivis Kopdar Blogfam '05

Fun Stuff
thank you :)
The Writers
Friends' Banners
Dhira dan Lia




Ebook Gratis
ebook-bisnisonline
Communities
banner150x26orange





banner angingmammiri
Siap bergabung?
click me
Thanks to
Free Blogger Templates

BLOGGER

 
Friday, December 31, 2004
I got my wish
Not yet new year, but I've already got my wish. Do you have a wish that you have wished for it from times to times, but you don't dare to say it out loud cos you're afraid it won't come true? well, I do.
My wish is so simple, I wish my family can eat in one table. And, tonight I got my wish....
I'm so grateful for tonight, being able to see my sisters and brother in one table.

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:42:00 PM
|
HAPPY NEW YEAR 2005 DUNIA
Tahun baru.Di detik menjelang pergantian tahun, Indonesia dibalut luka. Semua kata di dunia ini gak ada yang bisa menggambarkan perasaan kita saat ini. Ini adalah saat yang tepat untuk bercermin kembali sebelum pergantian tahun, masih pantes gak sich kita (yang udah pada dewasa ini) merayakan pergantian tahun dengan hura-hura? merayakan tahun baru di hotel mewah sampe mabok-mabokan, dan kalo ditanya kenapa bisa sampe mabok akan dijawab dengan klise: kan tahun baru!! Sadar gak sadar kita sering menggunakan alesan tahun baru untuk berfoya-foya, ngabisin uang ratusan ribu bahkan jutaan untuk 1 malam.
Kan kita bisa mulai dari tahun ini untuk merayakan tahun baru dengan merenungkan apa aja yang terjadi di hidup kita. Kalo aku sendiri sich, dari sebelum nulis ini mengingat kembali: apa aja yang yang terjadi di hidupku tahun ini yang bisa aku banggain? ada yang malu-maluin gak ya? di saat apa (tahun ini) aku bisa terbahak-bahak atau tersedu-sedu?
Tahun ini gak seperti tahun kemarin. Hari ini di rumahku bakalan ngumpul semua kakakku, dan biarpun kita gak kemana-mana, aku cuman mau bilang :
Tahun baru terindah adalah saat di mana aku masih bisa ngeliat senyum, tawa bahkan airmata keluargaku. Dan saat di mana aku tau aku berada di tengah-tengah keluargaku sendiri.
HAPPY NEW YEAR 2005 DUNIA.....
I know life isn't perfect, it will have another sorrow or cries. But, we can lessen the pain, isn't it?

reflected by Nahria Medina Marzuki
9:48:00 AM
|
Why
I wish I can answer all your whys
but I can't

I hope there are no whys
in our life
but there are

Whys are always there
in every wounds we have
every laughter we share

Sometimes whys were remained
unanswered
Sometimes we didn't need the whys
but we asked anyway

Why
one word with a deep meaning



reflected by Nahria Medina Marzuki
9:35:00 AM
|
Wednesday, December 29, 2004
Lebih bersyukur aja
Pagi ini baru nerima majalah bulanan MLM yang aku ikutin dulu. Baca-baca pengalaman temen-temen seniorku yang udah sukses, sempet sich terbetik rasa nyesel kok dulu gak tekun ya ngejalaninya, kalo gak kan mungkin aja bisa seperti mereka. Tapi rasa nyesel gak lama kok, karena aku inget kan setiap orang udah ada jalannya masing-masing yang dikasih Allah.
Mungkin memang aku harus melewati jalan itu ya, harus ngerasain kerasnya kerja MLM. Jadi sekarang lebih bisa mensyukuri kerjaanku yang ini. Emang sich jalanku gak mudah dalam bekerja. Sempet nganggur 3 tahun, sempet nyoba MLM, sempet ngasih privat. Mungkin Allah mau ngasih yang berat-berat dulu ke aku, sebelum ngasih yang manis.
Ngebuka majalah itu, mengingatkan aku untuk lebih bersyukur. Biar aku gak sesukses mereka, paling gak, aku nyaman dengan kerjaanku sekarang.

reflected by Nahria Medina Marzuki
11:13:00 AM
|
Tuesday, December 28, 2004
Bapak Presiden Yang TerHormat
Bapak Presiden yang terhormat
Bapak lagi di mana
apakah bapak lagi di rumah
sudah taukah bapak
tentang saudara-saudara kita di Aceh

Apa Bapak sudah tahu
mayat-mayat tergeletak begitu saja
karena tidak tahu harus di bawa ke mana
atau Bapak masih tidur nyenyak di kamar

Bapak presidenku
apa bapak sudah makan hari ini
sudah kenyangkah bapak
Pak presiden...
apa bapak tau
saudara-saudara kita kemarin
dan mungkin hari ini belum makan juga


Bapak presidenku
sudah melihatkah engkau
banyak penerus bangsa kita
yang gugur di tanah Aceh
atau bapak lagi hanya melihat
lewat layar kaca

Saya hanyalah manusia biasa
yang ingin mengetuk hati bapak Presiden yang terhormat
mengingatkan janji bapak sebelum pemilu dulu
ingat kan pak...
bapak terpilih karena suara kita
jangan buat kita kecewa dengan ketidakpedulianmu
tunjukkan rasa empatimu
saudara-saudara kita di Aceh menunggumu

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:39:00 AM
|
Monday, December 27, 2004
Mendung Indonesiaku
Kelam kembali datang
mendung menyelimuti kembali
dukapun memeluk lagi

tangis, lara dan rasa kehilangan
saat negeriku tertimpa bencana

Turut menundukkan kepala
menuntun hati untuk mengirimkan doa
untuk negeriku tersayang

Allah...
bawalah kami semua
keluar dari lara ini

bila ada dosa kami
mungkin ini peringatan dari-Mu
ampunilah kami
Allah

lindungilah kami semua
dari bencana ini
Allah

reflected by Nahria Medina Marzuki
9:24:00 PM
|
Manusia tak terjangkau
Kenapa manusia tak terjangkau? karena memang tak terjangkau. Kenapa tak terjangkau? karena 1001 alasan yang gak bisa disebutkan di sini.
Kenapa tiba-tiba ngomongin si manusia tak terjangkau ini? karena aku lagi teringat tentang dia dan setiap obrolan dengannya yang bisa membuat aku tersenyum lebar, bahkan terbahak-bahak. 5 menit bertemu dengannya bisa meninggalkan sejuta kenangan. Enggak, aku gak lagi kangen kok sama dia, cuman lagi teringat aja sama manusia tak terjangkau-ku.

reflected by Nahria Medina Marzuki
1:23:00 PM
|
Sunday, December 26, 2004
I love you
I love you
keep echoing in my ears
but not from you to me

Wants so much
the echo to fade
but it keeps on

Until I get used to it
now I understand
the echo will keep sounding

I just need to go away
from it

reflected by Nahria Medina Marzuki
6:28:00 PM
|
Lost
Show me the way
I'm so lost cos' of you

lead me to the way
even it separates us

Just take me
to the right door

which can't make me
so lost



reflected by Nahria Medina Marzuki
3:57:00 PM
|
Ketidakpastian
Ketidakpastian
apakah harus menyerah dengan rasa ini
apakah harus mengingkari rasa yang ada

Keduanya aku tak mampu

menyerah dengan rasa ini
dan membuatmu ragu

mengingkari rasa yang ada
pun membuatku bimbang

Ketidakpastianku
karena kamu ada
dalam duniaku




reflected by Nahria Medina Marzuki
1:03:00 PM
|
Saturday, December 25, 2004
FeeL
Feel so in love
yet so evil

Feel wanting you
but hating me

Feel knowing you
yet staying away from me


Feel I don't want to feel

reflected by Nahria Medina Marzuki
6:40:00 PM
|
Malem Minggu
Emang ini malem minggu ya? bagaimana kalo malem minggunya? ada apa di malem minggu? harus ada apa malem minggu? kenapa dengan malem minggu? ada yang khususkah malam minggu?
Emang ndak penting yaa pertanyaannya, yang jelas sich semua temen chattingku pada off line semua. Huhuhuhuhuhuu....eh, ndak boleh cedih...hadapi malem minggu dengan tegar, tegakkan kepalamu, liat ke depan dan senyumlah. Selama masih ada tv, vcd, dan internet....mau malem minggu kek, malem sabtu kek, atau malem-malem lainnya.....SO What gituuu lhooooo...

reflected by Nahria Medina Marzuki
6:06:00 PM
|
Rameee..
"Tante Yaya minta kertas", ini udah permintaan rutin tiap Isya (ponakanku yang 3 thn) dateng ke rumah. Hari ini ditambah lagi, abis Isya..dateng Walid (ponakanku 1 lagi) dengan permintaan sama :minta kertas. Akhirnya aku kasih aja segepok kertas, biar gak balik lagi. Belum 5 menit..."tante Yaya minta pensil"...
Hari ini emang rame banget, 4 orang ponakanku ada di rumah semuanya, dan kamarku udah kayak kamar baca aja dech. Semuanya megang majalah anak-anak (biarpun Isya belum bisa baca), ditambah lagi guling udah di lantai, selimut udah di atas lemari. Itu belum seberapa..liat donk kamar tamu : ada mobil-mobilan gede parkir di tengah ruang tamu, di sebelahnya ada perosotan, di bawahnya ada 1 kotak crayon dan segepok kertas. Pokoknya udah kayak TK dech.
Rame emang, tapi begitu 2 orang ponakanku pulang, dan tinggal Walid dan Isya, rumah jadi sepi mendadak. Dua-duanya sekarang teler alias udah bobo...hehehe...

reflected by Nahria Medina Marzuki
2:48:00 PM
|
Conversation Between Heart and Love
Heart: Where are you going?
Love : I'm going to leave first.
Heart : when are you coming back?
Love : when you have fixed your broken heart, and ready for another love..
Heart : I'm ready now.
Love : No, you are not.
Heart : Yes, I do
Love : No. Do you know why I said you're not ready?
Heart : No...why?
Love : You are not ready for another love, because somehow deep inside you, you still want that other someone is him. You know he's not him. You're still hoping someday he comes back. You know he is not coming back. You still have a picture of him inside you. You just won't tear that picture out of you.
Heart : I guess you are right.
Love : I AM right.
Heart : So, how long will you be gone?
Love : When you have learnt to let go... I wil come to you.


reflected by Nahria Medina Marzuki
9:21:00 AM
|
Friday, December 24, 2004
Chatting
Berdasarkan pengalaman chatting selama setahun lebih, saya jadi bisa menyimpulkan beberapa ciri-ciri orang tsb lagi gak mood mengajak atau diajak chatting (tapi mengingat etika, mereka tetap menyapa/menjawab juga). Berikut ciri-ciri sapaan/ jawaban orang lagi gak mood chatting :
1.yup
2.no
3.yes
4.oooo
5.hehehe
6.oya?
7.ooo gituuu
8.ok
9.belum
10.udah
11.brb
12.I see
Ada 1 temen saya yang hobinya nge-buzz terus...entah kenapa yaa??

reflected by Nahria Medina Marzuki
2:05:00 PM
|
I Wish
I wish
you knew my heart
then..it won't be so hard now

I wish
you listened what my heart said
then, it won't have so many
unspoken words now

I wish
you saw through my heart
then, you could see
what it pictured there

I wish
you would touch my heart
then, you could feel my heart beat
whenever you're with me


reflected by Nahria Medina Marzuki
9:30:00 AM
|
Thursday, December 23, 2004
Selamat Ulang Tahun ya Ma....
Mama sayang...
makasih udah mau mengandung aku selama 9 bulan
walau mama tau waktu bayi aku berbeda
mama tetap sayang sama aku

Mama sayang
makasih untuk selalu bilang
aku adalah anak yang special
dan gadis yang paling cantik
makasih untuk setiap marahnya
tiap kali aku merasa minder

Mama sayang
makasih untuk tetap hidup
walau dulu mama sakitnya parah

Mama sayang
kita memang gak biasa
bilang aku sayang kamu
tapi hari ini
aku mau bilang
Yaya sayang banget sama mama

Selamat ulang tahun ya, Ma
semoga tetap sehat selalu
dan dilindungi oleh Allah SWT




reflected by Nahria Medina Marzuki
10:48:00 PM
|
Wednesday, December 22, 2004
Yohan dan Mbak Surastilah akhirnya ketemu
Maaf nich yang gak suka sama Petir, berhubung aku suka dan menikmati acara itu..sekarang aku mau cerita tentang Petir lagi.
akhirnya ketemu sama Mbak Surastilah. Hik...bener-bener mengharukan dech adegan pertemuan mereka, Yohan langsung sungkem sama Mbak Surastilah dan bawain beberapa makanan untuk mbak Surastilah. Bukannya membangga-banggain Yohan nich, tapi apa yang aku liat, itulah yang aku nilai. Dan gak mungkin hal seperti ini sudah dibuatin script dialognya (kayak sinetron).

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:58:00 PM
|
Let's just be strangers
We can't be nice anymore
even just for a while

we can't get by with us
even just for a moment

we can't smile to us
even it's just smile

we can't get together
we can't stay friends

Let's just be strangers..



reflected by Nahria Medina Marzuki
7:37:00 PM
|
Masa Lalu
Bayang-bayangmu sudah pergi
jiwaku tak adamu lagi
tentangmu telah usai

Masa lalu tadi memelukku
ada yang hadir kembali
batinku terhenyak

Kau bukan kau
tapi kau ada

aku ingin menepis masa lalu
usah kau peluk aku
kau membuat batinku pilu


reflected by Nahria Medina Marzuki
5:47:00 PM
|
Omma...Na Saranghaeyo
My mom...
So many things to say about my mom. Someone who delivered me 25 years ago, someone who kept me company (with my dad) when I had a heart operation 18 years ago, and someone who will be the first to know whenever I am sick.
I didn't realize how mom means so much to me.....until 2 years ago.
At that time, mom had Steven Johnson Syndrome and "this close" to die. Mom was so vulnerable, weak and the saddest thing is she almost forgot her daughters. It took months for mom's recovery, she had not have the courage to out of the house (because along with her sickness, her self esteem had gone too), and she was very sensitive.
I thank Allah for letting mom stay with me, because I don't know what I would do if there was no mom.
Omma....Na Saranghaeyo...
Yaya

reflected by Nahria Medina Marzuki
3:00:00 PM
|
Tuesday, December 21, 2004
Mellow
Hari ini rasanya kok aku gampang banget ya menitikkan air mata. Kakak masuk RS karena ketubannya pecah, mau nangis. Liat ponakan jadi mendadak pendiem karena mamanya gak ada, rasanya miris banget. Aku mau periksa ke THT, mau nangis (yang ini karena takut). Inget besok mau presentasi, jadi mau nangis lagi.
Apakah ini hari mellow khusus untuk aku?


reflected by Nahria Medina Marzuki
7:09:00 PM
|
Rasa
Ada rasa tak rela
melihatmu dengan yang lain
padahal kau bebas seperti akupun bebas
memilih yang lain

Ada rasa ingin memiliki
padahal kita tidak ada
hanya ada kau
dan ada aku

Ada rasa kehilangan
ketika kau tak lagi menyapaku
padahal tidak ada janji
untuk saling mengirimkan sapa

Kenapa ada rasa itu
padahal kita hanyalah
individu yang berbeda



reflected by Nahria Medina Marzuki
3:06:00 PM
|
Lesson Plan
Been a while (too long I think) not making a lesson plan. Now I'm back with TTC (teacher training course) in ILP, it's Lesson Plans time.....
I just started the TTC a week ago, turned out we have to do presentation immediately the week after (which is tomorrow, December 22). I miss making lesson plan, I miss the excitement of presenting it, I miss the feedback I get from my fellow friends, and..I miss the satisfaction after finishing the presentation.
Making a lesson plan is easy and difficult. It's easy when you what to explain, how to explain and what kind of visual aids you will use.
mmm...I remember I once brought my family photograph to my class because I wanted to teach about family. The real thing that we bring to the class is what we call Realia. But, it will drive you almost crazy if you have no idea what to say or do before teaching the topic of the day (it called motivating strategy or warming up).
I have prepared my lesson plan for tomorrow, and hopefully it wil work out well tomorrow...

reflected by Nahria Medina Marzuki
11:01:00 AM
|
What a night......
Kemarin ke resepsi pernikahan anak temennya papa, tadinya Yaya udah gak mau pergi sich tapi tau kakak mau pergi....akhirnya pergi juga dech (kan rame ada Isya). Lagian Yaya juga udah lama gak tampil dengan jas pesta yang warna merah. Resepsinya di Hotel Borobudur, ya Allah....macetnya bo' !!! Lebih betenya lagi pas mobilnya udah mau masuk ke halaman hotel, sama polisinya disuruh muter lewat belakang (katanya lebih cepet)./
Tau gak sich apa yang terjadi? pas lewat belakang mobilnya gak boleh masuk, dan sama polisinya(atau tukang parkirnya) kita disuruh turun di tengah jalan raya!! Udah gitu, disuruh cepet-cepet lagi. Iiiiih...emosi dech...gak ngeliat apa kita bawa balita/Isya (lagi tidur) trus harus nurunin kereta dorong juga, ditambah ada kakak yang lagi hamil (yang InsyaAllah bulan depan melahirkan)? Tau sich jalan raya jadi macet karena ada kita, lagian siapa suruh nurunin kita di tengah jalan raya?????
Belum selesai sampe di situ, ternyata kita (bokap,nyokap,kakak dan Isya yang lagi bobo di kereta dorongnya) masih harus jalan lumayan jauh ke halaman hotel menuju Loby. Karena acaranya di pool side, dan ternyata harus naik tangga, yang ada bokap sama nyokap harus ngangkat kereta dorongnya.
Yang terparahnya....sampe di situ makanannya udah menipis alias abis !!!
What a night deeeeh.....

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:07:00 AM
|
Monday, December 20, 2004
Understand You
I want to understand you
though each time we meet
brings us more further

I want to understand you
thought each of our words
ends up hurting us more

I want to understand you
though every road we walk
takes us to endless roads

I want to understand you
but each time we try..
I even don't understand you




reflected by Nahria Medina Marzuki
9:53:00 AM
|
Sunday, December 19, 2004
Hatiku
ku jaga hatiku
supaya tidak jatuh
ke hatimu

Ku simpan kata-kata hatiku untukmu
supaya kau tidak tau
maksud kata hatiku

Aku tak mau
jatuh lagi

Aku tak mau
kau dengarkan ku lagi

Dan aku tak mau
hatiku pecah lagi




reflected by Nahria Medina Marzuki
1:55:00 PM
|
Saturday, December 18, 2004
Hujan dan Aku
Hujan membasahi jendela kamarku
bunyi rintiknya mengusik jiwaku

Hujan mengajakku berceloteh
sepertinya ia ingin menemaniku
mungkin ia tau kesendirianku

Hujan seperti berbisik kepadaku
dan bertanya
maukah kau menjadi temanku

Kan ku temani kau dengan
nyanyian rintik-rintik hujanku
rayu hujan

Hujan...kau sekarang temanku
jangan pergi meninggalkanku ya
dan jangan berubah

Ayo hujan...
bernyanyilah untukku
dengan rintik-rintikmu
aku akan ikut bernyanyi

Jadilah temanku ya hujan








reflected by Nahria Medina Marzuki
7:03:00 PM
|
Friday, December 17, 2004
Definisi Cinta
Banyak definisi cinta di dunia ini...begitu juga di keluarga Yaya....


Cinta di keluarga Yaya :

1. ketika mama membangunkan Yaya setiap pagi untuk sholat Subuh, dan setiap kali waktu sholat tiba selalu nanya "udah sholat Ya?"

2. setiap papa nanya besok mau ke mana?

3. ketika telpon di rumah bunyi dari kakak yang jarak rumahnya cuman beda 3 sektor, cuman untuk nanya "lagi ngapain?"

4. setiap kali ada sms dari Daeng di Batam hanya untuk cerita sekarang lagi ngapain.
5. setiap malam ketika mama membuatkan Yaya segelas susu.
6. setiap kali Yaya dan papa rebutan remote tv.
7. setiap kali kalo Mas Imran mau pulang ke Jakarta, dan selalu sms dengan isi yang sama : tolong belikan tiket pesawat Jakarta-Batam.
8. ketika Yaya dan kakak chatting.
9. ketika mama dan Yaya masak kue bareng.


Ternyata cinta bukan untuk dikatakan
karena cinta yang tulus
selalu diungkapkan melalui tindakan
Cinta bukan hanya ketika aku cinta kamu terucap
tapi ketika ada marah
untuk kebaikan orang yang kita cintai
karena di balik marah itu
ada cinta yang amat sangat dalam.

reflected by Nahria Medina Marzuki
6:48:00 PM
|
Remember
Do you remember
when we fill our souls
with our hearts

The day you and I
said our vows
to each other

Do you remember
when we share trust
and won't let anything
betray it

The moment we shape
our hearts to one
and won't let times
break it

I remember that day



reflected by Nahria Medina Marzuki
1:26:00 PM
|
Wednesday, December 15, 2004
Andai
Andai ku ingin cinta
pasti ku kan memilihmu

tapi
hatiku hampa
sehingga melewatimu

Andai sayang ingin ku katakan
pasti kan ku nyatakan padamu

tapi..
sayang tidak dapat kurasakan
hingga ku diam saja

dan
membiarkanmu pergi
meninggalkanku










reflected by Nahria Medina Marzuki
7:03:00 PM
|
Tuesday, December 14, 2004
PISAH
Matamu sangat bening
sebening laut di pantai

tapi kenapa...

kulihat galau di matamu
saat kau memandangku

Hatimu sangat suci
sesuci anak manusia
yang baru lahir di dunia ini

tapi kenapa

kurasakan resah di hatimu
setiap kita bertemu

apakah ini saatnya
saat kita saling mengucapkan
kata pisah?

ketika pisah terucap
akankah galau di matamu
sirna

saat pisah telah terjadi
akankah resah di hatimu
tiada lagi

Ingin aku aku menghapus
galaumu
Ingin aku melenyapkan resahmu



reflected by Nahria Medina Marzuki
1:15:00 AM
|
Sunday, December 12, 2004
Komentator garing itu telah pergi
Mari kita menundukkan kepala sejenak
untuk mengirimkan doa
untuk komentator kita
yang telah dipanggil Allah
kemarin

Rasanya sedih sekali ketika tau Hari Roesli telah berpulang kemarin jam 8 malam setelah melakukan operasi jantungnya yang kedua. Yaya emang gak kenal secara pribadi dengan beliau, tapi aku selalu nonton AFI acara yang selalu dikomentarin sama Hari Roesli. Komentator garing....itu yang selalu Yaya dan mama bilang tiap kali Kang Hari kasih komentar di setiap konser AFI.
Heeemmmmm....gak akan pernah ada lagi "menurut Drs.Arif...."
Selamat jalan Kang Hari
doaku menyertaimu

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:53:00 AM
|
Thursday, December 09, 2004
Seperti bikin brownies, kalo gagal..coba lagi...gagal lagi...coba lagi...
"Biarkan brownies ungkapkan rasanya sendiri"----> Are.
Tadi abis nonton film ini. Salut...salut...sama perfilman Indonesia yang mulai unjuk gigi dengan film-filmnya. Dari mulai AADC, Arisan (favorit Yaya), Petualangan Sherina, Eiffel, bahkan sampe yang sebenarnya-gak-mau-Yaya-tonton-soalnya-serem-tapi-akhirnya ditonton juga-karena penasaran, seperti Jaelangkung. Dalam rangka mendukung suksesnya film-film ini di bioskop Yaya termasuk yang nontonnya di bioskop lhooo.
Kl Yaya suka aktingnya Elmayana yang jadi sahabatnya Mel, kalo Are menurutku pas banget diperanin sama Bucek. Soalnya Bucek banget deeeh...
Walaupun menurutku ada adegan yang agak-agak janggal, secara keseluruhan Brownies asyik juga untuk ditonton. Drama romantis di versi yang berbeda :)
PS: abis nonton,Yaya jadi pengen brownis....

reflected by Nahria Medina Marzuki
8:37:00 PM
|
Kenapa Yaya?
Pertanyaan yang sering banget ditanyakan tiap kali Yaya baru kenalan sama seseorang. Kenapa Yaya? kenapa bukan Ria atau Dina, singkatan dari Nahria Medina. Padahal Nahria Medina itu singkatan nama-nama yang indah lhoooo (eheeemm...kok muji sendiri??).
NAHRIA MEDINA
N--semua kakak-kakakku yang wanita namanya dimulai dari huruf N (Nadia dan Novia)
A--dari nama bokap, Arifuddin
H--dari nama nyokap, Hamida
Ria--dari Januari
Medina--itu nama kota suci.
Begini lho ceritanya, sebenarnya gak banyak kok alesannya kenapa seorang Nahria Medina akhirnya dipanggil Yaya, ya karena dari kecil Yayanya yang gak mau dipanggil dengan nama Nahria. Maunya yaa dipanggil Yaya. Makanya sampe sekarang nama itulah yang dipake....
Begitu lhoooo....

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:18:00 AM
|
Ayooo....hidup sehaaaaat....!!
Doooh judulnya gaya bener yaaa...hehehehe...soalnya tadi pagi abis ikut senam pernapasan di deket Alfa Bintaro. Akhir-akhir ini emang spirit hidup sehat dan bener lagi membumbung tinggi. Contohnya biasanya kan kalo siang dan malem makannya pasti depan tv (please don't try it at home--->bad habit), sekarang udah dicoba 3 hari makannya duduk manis di meja makan Naaah, kemarin entah angin dari mana ngajakin nyokap senam pernapasan.
Jadi tadi pagi udah bangun jam 4.30 dengan semangat 45' sholat subuh langsung siap-siap berangkat senam (berangkatnya jam 5.45 sich, sebelumnya..seperti biasa..internet dulu). Sampe sana, gak pede juga sih pertamanya, abis yang ikutan senam MANULA semua termasuk nyokap. Tambah terbengong-bengong pas mulai senam, gerakannya tuh agak-agak gerakan TaiChi pake atribut kipas. Nah loo...!! Yang itu gak ikutan sich, tapi gerakan dari pemanasan, senam pernapasan sampe pendinginan diikutin semua.
Efeknya langsung keliatan lho (bukan hiperbola nich), kan dari kemarin Yaya batuk-batuk tapi batuknya suka nyangkut di tenggorokan, nah tadi abis selesai senam dahaknya langsung keluar semua. Waaah...emang gak ada ruginya ya hidup sehat...
Ayooo kawanku lekas ikut....kita hidup sehat semua....!!!

reflected by Nahria Medina Marzuki
8:01:00 AM
|
Wednesday, December 08, 2004
Sehabis gelap terbitlah terang...
Alhamdulillaah...ada setitik cahaya di tengah kebosanan Yaya yang udah mencapai titik puncaknya. Seperti yang udah pernah Yaya ceritain kalo kerjaan ngajarku lagi liburan yang amat sangat panjang sekali, dan Yaya udah mati gaya di rumah (gak kreatif sekali niich...), udah mulai gemuk karena gak ngapa-ngapain, udah mulai hopeless, dan bayangan nganggur selama 3 thn kayak dulu udah mulai menghantui pikiran...
Subhanallaah 5 menit yang lalu handphone Yaya(yang ringtonenya Sweet Dream) berbunyi..!!! Ternyata dari mbak Nia ILP yang ngasih tau TTC (Teacher Training Course) untuk Level 2 udah dibuka kembali mulai minggu depan..!!! Horeeeee...!!!!
Walaupun itu bukan kerjaan yang bisa menghasilkan uang, tapi paling gak Yaya bisa nambah ilmu ngajar. Jadi inget kata-kata Aa Gym : setiap hari paling gak kita harus bisa menambah ilmu.


reflected by Nahria Medina Marzuki
10:05:00 AM
|
Tuesday, December 07, 2004
Kangen
Kangen sama rumah yang di Batam
Kangen sama meja belajar warna pink di kamar
Kangen sama kamar makan di Tanjung Pinggir
Kangen sama halaman rumah yang menghadap ke laut
Kangen makan ikan asem manis di Batu Merah
Kangen nonton By My Side* lagi
Kangen nonton The Winning** Team lagi
Ni wo sekhe
seciang cufu
panwo munhai.....(OST drama Mandarin)

Yaya kangeeeeennnnn bangeeeeettt...sampe timbul pertanyaan yang udah lama gak muncul : kenapa sich dulu harus pindah ke Jakarta? Ampunin Yaya Ya Allah, bukan menyesali takdir...cuman, Yaya lagi kangen.....



reflected by Nahria Medina Marzuki
5:37:00 PM
|
Maaf
Maafkan aku
bila pergi darimu
tapi bukan dari hatimu

Maafkan aku
di saat kita kangen
kita hanya bisa saling menyapa di dunia maya

Maafkan aku
karena kita tak dapat bersama lagi
Walau kita tau
kita menyimpan hati yang sama

Maafkan aku
hati kita tak bisa bersama lagi

reflected by Nahria Medina Marzuki
2:25:00 PM
|
Monday, December 06, 2004
Sayang Kita SaHaBaT
Kita selalu berada
di jalan yang berbeda

kau dan aku
tidak pernah berbicara
dengan bahasa yang sama

sering kita
saling membenci
siap untuk memutuskan hubungan

Sayang kita sahabat
jalan kita memang berbeda
tapi tujuan kita sama

Sayang kita sahabat
biar bahasa kita tidak sama
tapi punya arti
yang sama

Sayang kita sahabat
walau kita saling membenci
tapi kita tidak pernah
dapat saling lepas


PS:salut sama persahabatan Yohan&Mahdi PetiR

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:02:00 AM
|
Sunday, December 05, 2004
Waktu dan...Jarak
Waktu membentang
begitu jauh
untuk kita bertemu

Jarak terhampar
begitu luas
untuk kita saling melepas rindu

Tetapkah kita terpisahkan
hingga cinta kita
terlepas

Haruskah kita menunggu
untuk menyatukan
serpihan cinta
yang dulu retak

Atau membiarkan
waktu dan jarak
semakin meretakkan
cinta kita




reflected by Nahria Medina Marzuki
10:55:00 AM
|
It's A Challenge...
Please note that all chocolate, vanilla and coffee drinks at Coffee Bean and Starbuck contains E471 (Emulsifier 471), mono di-glycefides which is from animal origin (pork). Raspberry Frap uses cherries that has been dipped in alcohol & the tiramisu contains RUM. Please pass this message to our muslim friends.
When my sister told me about that fact, my first reaction was "oh no, no more StarBuck then", but when I read about it with my own eyes from Halal-baik-enak mailing list, I know that I don't want to eat anything from that place again. I don't want to do anything that will jeopardize my after life in akhirat.
I know it's going to be hard, considering I'm StarBuck's # 1 Customer, but...it's a challenge, can I beat my own bad desire? or...do I surrender to it?
InsyaAllah I'm going to be strong, after all......I can make my own Rhumba Frappucinno at home.

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:13:00 AM
|
Saturday, December 04, 2004
Remember...your mouth is your tiger...
Sometimes (or most of the times) we including me judge people by their cover. I can't help being annoyed with a recent conversation with my friend.

Me : it's okay, I like what I'm doing now...
Friend : good, well anyway if you don't have a job, you have your father right?
Me : speechless

My God, I was judged by my cover..!! Yes, I do still have my father who still can support me (Alhamdulillaah), but that doesn't mean I don't need to work..!!!! So, what to do if you were judged by your cover? I'm trying to calm down and try to think positive. Maybe my friend didn't mean what he said. Maybe he meant it as a joke.

One thing I learned from this is it's time for us to put ourselves in other person's shoes (reminds me of what Aa Gym said). What we mean as joke, we don't know what others might think.

Remember...your mouth is your tiger :)

reflected by Nahria Medina Marzuki
3:41:00 PM
|
Friday, December 03, 2004
Terima Kasih Allah untuk hari ini
Terima kasih Allah
telah membangunkan aku
hari ini
dan memberiku kesempatan
untuk bernapas kembali

Terima kasih Allah
atas waktu yang kau berikan
sehingga aku
bisa berbicara dengan orang-orang
yang aku sayangi

Terima kasih Allah
hari ini aku masih memiliki
kedua orang tua dan kakak-kakakku
sehingga aku tidak sendirian

Terima kasih Allah
untuk setiap detik
yang Kau berikan untukku
hari ini

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:15:00 AM
|
Thursday, December 02, 2004
Senangnya Cinta
Udah lama gak buat puisi bertemakan cinta, gak kenapa-kenapa sich cuman belakangan ini aura cinta yang selalu ada di hati ini, lagi menghilang. Semalam nonton A Mild Live featuring Kahitna, dengerin mereka nyanyi "mungkinkah dia jatuh cinta", lumayan juga buat membangkitkan spirit cinta di hati. Sore ini ngobrol sama seorang sahabatku yang cerita kalo dia mau janjian nonton sama seseorang, biarpun sahabatku mencoba untuk low profile, but I know deep down inside her, she feels so much joy.
Senangnya cinta
ketika kau datang menghampiri
walau bukan ke arahku
Senangnya cinta
bisa membicaran tentangmu
walau bukan tentang kita
Senangnya cinta
mendengar kau datang
walau bukan untukku

reflected by Nahria Medina Marzuki
4:56:00 PM
|
Musibah Lion Air
Duka kembali menyergap Indonesia ketika sebuah pesawat Lion Air jatuh di Solo kemarin. Astagfirullaah, walau aku hanya menyaksikan lewat layar kaca semalam proses evakuasinya, rasanya my heart really goes with the evacuasees. Sedih banget waktu nonton ada penumpang yang masih terjepit di antara reruntuhan pesawat sambil teriak "tolong pak, tolong...ada yang kejepit..!!" Ya Allah, aku hanya bisa menyebut nama Allah waktu ada anak kecil yang mukanya penuh merah-merah berdarah yang cuman pasrah digendong. Juga ketika ada bapak-bapak yang dipapah sambil beristighfar. Astagfirullaah...
Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air. Semoga semua penumpang yang gugur diberi tempat yang layak di sisi-Nya. Dan semoga semua keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan oleh Allah SWT. Amiin...

reflected by Nahria Medina Marzuki
10:15:00 AM
|